Presiden Uji Coba Minyak Indonesia Bersatu
Posted by sepanyul on May 23, 2008
Sejumlah ilmuwan Indonesia tengah mengembangkan bahan bakar dengan memanfaatkan unsur air laut yang disebut blue energy. Bahan bakar yang mengandung hidrogen dan karbon tak jenuh sintetis ini bisa menggantikan bensin dan solar untuk kendaraan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menamakan bahan bakar itu Minyak Indonesia Bersatu dalam uji coba yang digelar di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Ahad (25/11).
Minyak Indonesia Bersatu lebih hemat 15 persen dari bensin biasa. Kadar emisinya hanya sepersepuluh dari bahan bakar selama ini. Untuk biaya produksi juga jauh lebih hemat, yaitu seperlima dari membangun kilang minyak biasa. Ketika diuji, Presiden menyempatkan duduk di belakang asap knalpot bus berbahan bakar blue energy. Asap kendaraanya ternyata tidak berbau dan tak membuat mata pedih.
Presiden SBY dan sejumlah menteri kabinet selanjutnya melepas konvoi kendaraan berbahan bakar blue energy untuk menuju Bali. Mereka akan berpartisipasi meramaikan pameran di ajang Konferensi Tingkat Tinggi tentang Perubahan Iklim dan Pemanasan Global di Nusa Dua pada awal Desember mendatang.(SCTV news-RMA/Bimo Cahyo)
Suzan said
Kapan Batam bisa pake blue energy? dimohon segera sosialisasikan kepada masyarakat luas, ditengah harga BBM yang mulai mencekik kantong.. Atau mana tau Listrik Batam tar bisa pake Blue Energy?? Pusing dech tagihan bengkak dan elektronik mulai rusak karena PLN Batam bikin lampu kelap-kelip dipagi,siang dan malam.. Capek dech?!!
sepanyul said
Betul, blue energy bisa dianggap sebagai alternatif pengganti BBM yang ada sekarang, semoga tidak mengedepankan profit yang berlebihan, biasa lah orang jualan
. Jadi biar tidak keluar mulut singa masuk mulut buaya.
punkt said
keknya blue energy tu hoax aja deh, dulu aja pernah juga tu ada kejadian kyk gini, cari aja artikel “gasoline pill” di wikipedia
sepanyul said
Teknologi kendaraan berbahan bakar hidrogen telah lama ada, dari sebatas wacana hingga tercipta prototip sebuah mobil,era 1990an, berbahan bakar ion hidrogen, yang dihasilkan dari proses pemecahan senyawa air. Jadi andai ada kekurangan dalam penemuan atau kreasi anak negeri, mari lengkapi bersama tuk jadi lebih maju. Indonesia Bangkit.